Sabtu, 09 April 2011

PERILAKU PRODUSEN

Di postingan saya sebelum nya saya telah membahas tentang PERILAKU KONSUMEN yang lebih tertuju pada pemakai dan yang menggunakan suatu barang nya tapi di postingan saya kali ini akan membahas tentang PERILAKU PRODUSEN.

Mungkin kalian sudah tidak asing mendengar tentang produsen.
Menurut kalian apa sih produsen itu dan apa saja yang akan di bahas dalam produsen ini karena luas nya cakupan dalam pokok bahasan ini maka saya akan membatasi permasalahan ini yaitu :
1. Produsen dan Fungsi produksi
2. Produksi Optimal
3. Least Cost Combination

Saya berharap tulisan saya kali ini akan bermanfaat bagi kalian semua dan jangan jenuh yah baca artikel saya walaupun sedikit membosan kan.... ^_^

Oke kita mulai saja, jadi

Produsen dalam ekonomi adalah organisasi/kelompok/orang yang menghasilkan suatu barang/jasa yang mempunyai nilai pakai dan nilai guna untuk dikonsumsi oleh konsumen. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebetuhan adalah konsumen.

Tapi kalau menurut saya produsen itu adalah suatu aktivitas atau suatu kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa yang berguna untuk konsumen.

Fungsi produksi adalah suatu bagian fungsi yang ada pada perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi.

Tapi kalau menurut saya fungsi produksi itu adalah suatu aktivitas atau suatu kegiatan  yang mengatur proses produksi  agar terjadi nya suatu keselarasan dan kelancaran dalam menjalankan suatu proses produksi.

Mengoptimalkan produksi adalah suatu cara atau upaya yang bertujuan meningkatkan nilai dari suatu produksi seperti hal nya meningkatkan kualitas suatu produksi barang dan jasa, jumlah produksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, dan lain-lain.

Least Cost Combination adalah penggunaan kombinasi factor produksi dengan menggunakan biaya yang paling murah.

Tapi kalau menurut saya Least Cost Combination itu adalah suatu aktivitas atau suatu kegiatan  yang mengatur faktor produksi  agar suatu perusahaan dapat menggunakan biaya paling murah dalam proses produksi dan agar dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal

Dalam rangka untuk menentukan kombinasi terbaik dari modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan output itu, kita harus mengetahui jumlah dana tersedia untuk produsen untuk dibelanjakan pada masukan dan juga harga masukan. Anggaplah bahwa produsen telah dipelepasannya. 10.000 untuk dua input, dan bahwa harga dari dua masukan sebagai. 1000 per unit modal dan. 200 per unit tenaga kerja.

Perusahaan akan memiliki tiga kemungkinan alternatif sebelumnya.
1. Untuk menghabiskan uang hanya pada modal dan aman 10 unit itu.
2. Untuk menghabiskan jumlah tersebut hanya pada tenaga kerja dan mengamankan 50 unit tenaga kerja.
3. Untuk menghabiskan jumlah tersebut sebagian pada modal dan sebagian pada tenaga kerja.

Garis harga faktor juga dikenal sebagai garis isocost karena mewakili berbagai kombinasi input yang dapat dibeli untuk jumlah uang yang diberikan dialokasikan. Kemiringan garis harga faktor menunjukkan rasio harga modal dan tenaga kerja yaitu. 1:5.

Dengan menggabungkan isoquant dan garis harga faktor, seseorang dapat mengetahui kombinasi optimal faktor-faktor yang akan memaksimalkan output.

Sumber :
http://www.google.co.id/

di akhir tulisan saya ucapkan banyak-banyak terima kasih karena telah mengunjungi blog saya dan  jika saya ada salah kata tolong di maafkan karena saya hanya manusia yang tidak luput dari kesalahan.
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi yang membaca...^_^

Terima Kasih (Спасибо)

SEMANGAT SEMUA & GAPAI LAH CITA-CITA SETINGGI LANGIT ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar