Senin, 31 Oktober 2011

DIKSI/PILIHAN KATA DAN KALIMAT EFEKTIF

Di tulisan saya kali ini akan membahas tentang “Diksi/pilihan kata dan kalimat efektif”.

Oke, kita mulai saja jadi

Diksi, dalam arti aslinya dan pertama, merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara. Arti kedua, arti “diksi” yang lebih umum digambarkan dengan enunsiasi kata – seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan dipahami hingga kompleksitas dan ekstrimitas terjauhnya. Arti kedua ini membicarakan pengucapan dan intonasi, daripada pemilihan kata dan gaya.
Tapi menurut saya diksi itu adalah suatu pilihan kata yang di gunakan oleh seseorang dan dapat menampakan gaya bahasa itu orang.

Adapun menurut tokoh Gorys Keraf (2002) mengemukakan poin-poin  penting tentang diksi.
 Plilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata–kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata–kata yang tepat atau menggunakan ungkapan–ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.

Pilihan kata atau diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa–nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok) dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar.

Pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasa sejumlah besar kosa kata atau perbendaharaan kata bahasa itu. Sedangkan yang dimaksud pembendaharaan kata atau kosa kata suatu bahasa adalah keseluruhan kata yang dimiliki suatu bahasa.

Diksi juga terdiri dari delapan elemen yaitu : Fonem, Silabel, Konjungsi, Hubungan, Kata benda, Kata kerja, Infleksi, dan Uterans.

Fungsi Diksi :
1. Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal.

2. Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca.

3. Menciptakan komunikasi yang baik dan benar.

4. Menciptakan suasana yang tepat.

5.  Mencegah perbedaan penafsiran.

6.  Mencegah salah pemahaman.

7.  Mengefektifkan pencapaian target komunikasi.

Setelah membahas tentang diksi, sekarang saya akan membahas tentang kalimat efektif
Pertama kita harus tau pengertian dari kalimat, kalau menurut saya pengertian kalimat adalah suatu kumpulan dari kata-kata yang sudah tersusun rapi yang terdiri dari S+P+O+K .

Menurut Gorys Keraf, kalimat efektif adalah:
-  Kalimat yang secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis.
-  Kalimat yang sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan oleh pembicara/penulis.

Sedangkan kalau menurut saya kalimat efektif adalah suatu kalimat yang di buat oleh penulis dengan maksud agar pembaca dapat mengerti dan memahami suatu kalimat tersebut.

Ternyata ciri-ciri kalimat efektif ada juga loh, yaitu :
1.   Memiliki unsur penting atau pokok, minimal unsur SP.

2.   Taat terhadap tata aturan ejaan yang berlaku.

3.   Menggunakan diksi yang tepat.

4. Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.

5.   Menggunakan kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai.

6.   Melakukan penekanan ide pokok.

7.   Mengacu pada kehematan penggunaan kata.

8.   Menggunakan variasi struktur kalimat.

Kalimat efektif biasa di gunakan untuk suatu penulisan ilmiah, karya ilmiah, makalah, skripsi, tesis, laporan suatu penelitian dll.

Syarat kalimat efektif adalah agar dapat mewakili penulis dalam suatu hasil karya tulisan nya agar dapat mengemukakan pemahaman dan  dapat di mengerti oleh pembaca.

Syarat-syarat lain nya adalah :
- Kesepadanan
- Kecermatan Dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
- Kehematan
- Kelogisan
- Kesatuan atau Kepaduan
- Keparalelan atau Kesajajaran
- Ketegasan

Yap, jadi kesimpulan dari tulisan saya kali ini adalah Diksi dan kalimat efektif mempunyai persamaan yaitu sama-sama penulis  ingin menyampaikan sesuatu di hasil karya tulisan nya dengan maksud agar pembaca dapat memahami maksud dan tujuan penulis.

Sumber :

Mungkin tulisan kali ini dapat sedikit membantu anda lagi walaupun tergolong singkat.
Mohon maaf kalau ada salah-salah kata.
SAY NO TO DRUGS AND SAY NO TO FREE SEX.”
Terima kasih

Jumat, 30 September 2011

“PENTING NYABAHASA INDONESIA DALAM TATANAN KEHIDUPAN BERMASYARAKAT”


Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

Ternyata ragam bahasa pun ada jenis nya juga, yaitu
Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas:
* Ragam bahasa undang-undang
- contoh : seperti undang-undang negara dan lain-lain
* Ragam bahasa jurnalistik
- contoh : media massa seperti Koran dan majalah
* Ragam bahasa ilmiah
- contoh : pembuatan penelelitian karya ilmiah dan skripsi
* Ragam bahasa sastra
- contoh : seperti kamus, dan lain-lain

Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas:

   1. Ragam lisan yang antara lain meliputi:
          * Ragam bahasa cakapan
          * Ragam bahasa pidato
          * Ragam bahasa kuliah
          * Ragam bahasa panggung
   2. Ragam tulis yang antara lain meliputi:
          * Ragam bahasa teknis
          * Ragam bahasa undang-undang
          * Ragam bahasa catatan
          * Ragam bahasa surat

Ragam bahasa menurut hubungan antar pembicara dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara

    * Ragam bahasa resmi
    * Ragam bahasa akrab
    * Ragam bahasa agak resmi
    * Ragam bahasa santai
    * dan sebagainya.

Menurut saya ragam bahasa adalah suatu perbedaan cara bicara maupun bahasa yang di gunakan tapi semua itu kembali ke asal-usul Indonesia yang berarti “bhineka tunggal ika” yang arti nya walaupun berbeda tapi tetap satu. Di sini kita dapat berkomunikasi dengan seseorang yang kita awal nya tidak tau dari mana dia berasal namun setelah berkomunikasi kita mengetahui itu aksen dan bahasa orang itu gunakan. Kita juga dapat mengetahui jenis-jenis ragam bahasa di gunakan nya kapan dan di mana berdasarkan akrab atau tidak nya pembicara dengan anda.

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.

Ternyata ada perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya, yaitu:
    * 'tj' menjadi 'c' : tjutji → cuci
    * 'dj' menjadi 'j' : djarak → jarak
    * 'j' menjadi 'y' : sajang → sayang
    * 'nj' menjadi 'ny' : njamuk → nyamuk
    * 'sj' menjadi 'sy' : sjarat → syarat
    * 'ch' menjadi 'kh' : achir → akhir
    * awalan 'di-' dan kata depan 'di' dibedakan penulisannya. Kata depan 'di' pada contoh "di rumah", "di sawah", penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara 'di-' pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.
Untuk penjelasan lanjutan tentang penulisan tanda baca, dapat dilihat pada Penulisan tanda baca sesuai EYD.

Menurut saya peranan bahasa Indonesia di jaman sekarang sangat lah penting, kenapa? Karena di jaman sekarang banyak stasiun tv yang sudah banyak menayangkan sinetron yang belu tentu menggunakan bahasa Indonesia yang baik seperti pemakaian kata “kamu jadi lu”, “saya jadi gw” nah di saat begini lah peranan bahasa Indonesia sangat menonjol karena dengan ada nya bahasa Indonesia dapat menumbuhkan kembali cinta akan negri Indonesia sendiri di dalam tubuh warga Indonesia. Jadi mari kita belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar lagi.

Pentingnya bahasa Indonesia dalam tatanan kehidupan bermasyarakat?
Warga Indonesia tidak dapat lepas dari bahasa indonesia. Terbukti dari penggunaannya untuk percakapan sehari-hari, tentu ada peran bahasa yang membuat satu sama lain dapat berkomunikasi, saling menyampaikan maksud. Tak hanya dalam bentuk lisan, tentu saja bahasa juga digunakan dalam bentuk tulisan.

Menurut saya Penting nya bahasa Indonesia dalam tatanan kehidupan bermasyarakat adalah sangat penting, karena selain bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara Indonesia juga dapat menjadi penghubung komunikasi antar warga Indonesia dan juga kita harus memakai bahasa Indonesia yang benar agar bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap terjaga dan di lestarikan.



Sumber :

Kalian harus bangga di negara mana anda di lahirkan karena itu menandakan bahwa anda cinta ke pada negara anda, seperti saya bangga di lahirkan di Indonesia dan saya cinta ke pada negara Indonesia.
Mungkin tulisan kali ini dapat sedikit membantu anda lagi walaupun tergolong singkat.
Mohon maaf kalau ada salah-salah kata.
SAY NO TO DRUGS AND SAY NO TO FREE SEX.
Terima kasih

Sabtu, 24 September 2011

"APAKAH BAHASA DAPAT MEMPENGARUHI PERILAKU MANUSIA?"


Di tulisan saya kali ini akan membahas tentang “Apakah bahasa dapat mempengaruhi perilaku manusia?” dan “penting nya bahasa Indonesia dalam tatanan kehidupan bermasyarakat?”.

Oke, kita mulai saja jadi

Apakah bahasa dapat mempengaruhi perilaku manusia?
Menurut Sabriani (1963), mempertanyakan bahwa apakah bahasa mempengaruhi perilaku manusia atau tidak? Sebenarnya ada variabel lain yang berada diantara variabel bahasa dan perilaku. Variabel tersebut adalah variabel realita. Jika hal ini benar, maka terbukalah peluang bahwa belum tentu bahasa yang mempengaruhi perilaku manusia, bisa jadi realita atau keduanya.
Kehadiran realita dan hubungannya dengan variabel lain, yakni bahasa dan perilaku, perlu dibuktikan kebenarannya. Selain itu, perlu juga dicermati bahwa istilah perilaku menyiratkan penutur. Istilah perilaku merujuk ke perilaku penutur bahasa, yang dalam artian komunikasi mencakup pendengar, pembaca, pembicara, dan penulis.
Dengan memakai pengertian yang diberikan oleh Bolinger(1981) tentang realita, pengetahuan dunia dapat diartikan identik dengan pengetahuan realita. Bagaimana manusia memperoleh bahasa dapat dijelaskan dengan teori-teori pemerolehan bahasa. Sedangkan pemerolehan pengetahuan dunia (realita) atau proses penghubungan bahasa dan realita pada prinsipnya sama, yakni manusia memperoleh representasi mental realita melalui pengalaman yang langsung atau melalui pemberitahuan orang lain. Misalnya seseorang menyaksikan sebuah kecelakaan terjadi, orang tersebut akan memiliki representasi mental tentang kecelakaan tersebut dari orang yang langsung menyaksikannya juga akan membentuk representasi mental tentang kecelakaan tadi. Hanya saja terjadi perbedaan representasi mental pada kedua orang itu.
 
1. Bahasa dan Realita
Fodor(1974) mengatakan bahwa bahasa adalah system symbol dan tanda. Yang dimaksud dengan system symbol adalah hubungan symbol dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan system tanda adalah bahwa hubungan tanda dan makna bukan konvensional tetapi ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang dimaksud. Dalam bahasa Indonesia kata cecak memiliki hubungan kausal dengan referennya atau bintangnya. Artinya, binatang itu disebut cecak karena suaranya kedengaran seperti cak-cak-cak. Oleh karena itu kata cecak disebut tanda bukan symbol. Lebih lanjut lagi Fodor mengatakan bahwa problema bahasa adalah problema makna. Sebenarnya, tidak semua ahli bahasa membedakan antara symbol dan tanda. Richards (1985) menyebut kata tabel sebagai tanda meskipun tidak ada hubungan kausal antara object (benda) yang melambangkan kata itu dengan kata tabel.
Dari uraian diatas dapat ditangkap bahwa salah satu cara mengungkapkan makna adalah dengan bahasa, dan masih banyak cara yang lain yang dapat dipergunakan. Namun sejauh ini, apa makna dari makna, atau apa yang dimaksud dengan makna belum jelas. Bolinger(1981) menyatakan bahwa bahasa memiliki system fonem, yang terbentuk dari distinctive features bunyi, sistem morfem dan sintaksis. Untuk mengungkapan makna bahasa harus berhubungan dengan dunia luar. Yang dimaksud engan dunia luar adalah dunia di luar bahasa termasuk dunia dalam diri penutur bahasa. Dunia dalam pengertian seperti inilah disebut realita.
Penjelasan Bolinger(1981) tersebut menunjukkan bahwa makna adalah hubungan antara realita dan bahasa. Sementara realita mencakup segala sesuatu yang berada diluar bahasa. Realita itu mungkin terwujud dalam bentuk abstraksi bahasa, karena tidak ada bahasa tanpa makna. Sementara makna adalah hubungan bahasa dan realita.

2. Bahasa dan perilaku
Seperti yang telah diuraikan diatas, dalam bahasa selalu tersirat realita. Sementara perilaku selalu merujuk pada perilaku selalu merujuk pada pelaku komunikasi. Komunikasi bisa terjadi jika proses decoding dan encoding berjalan dengan baik. Kedua proses ini dapat berjalan dengan baik, jika baik encoder mupun decoder sama-sama memilki pengetahuan dunia dan pengetahuan bahasa yang sama. (Omaggio, 1986).
Dengan memakai pengertian yang diberikan oleh Bolinger(1981) tentang realita, pengetahuan dunia dapat diartikan identik dengan pengetahuan realita. Bagaimana manusia memperoleh bahasa. Sedangkan pemerolehan pengetahuan dunia (realita) atau proses penghubungan bahasa dan realita pada prinsipnya sama, yakni manusia memperoleh representasi mental realita melalui pengalaman yang langsung atau melalui pemberitahuan orang lain. Misalnya seseorang menyaksikan sebuah kecelakaan terjadi, orang tersebut akan memiliki representasi mental tentang kecelakaan tersebut dari orang yang langsung menyaksikan juga akan membentuk representasi mental tentang kecelakaan tadi. Hanya saja terjadi perbedaan representasi mental pada kedua orang itu.
 
Pengertian bahasa menurut para ahli adalah :
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Kalau menurut saya bahasa adalah suatu cara menyampaikan sesuatu dari satu orang ke yang lain nya dengan cara lisan maupun tertulis.

Fungsi bahasa Indonesia adalah :

1. Bahasa sebagai Alat Ekspresi Diri
- Pada awal nya bahasa di gunakan pada anak hanya untuk mengekspresikan diri atau perasaan nya pada sasaran yang tepat dan sasaran awal nya adalah ayah-ibu nya. Namun seiring perkembangan semua itu telah berubah seiring menjadi dewasa nya seseorang. Ketika sudah dewasa maka seseorang akan menggunakan bahasa untuk mengekspresikan diri maupun untuk berkomunikasi dengan sesama. Pada saat menggunakan bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan diri, si pemakai bahasa tidak perlu mempertimbangkan atau memperhatikan siapa yang menjadi pendengarnya, pembacanya, atau khalayak sasarannya. Ia menggunakan bahasa hanya untuk kepentingannya pribadi. Fungsi ini berbeda dari fungsi berikutnya, yakni bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi.
Contoh bahasa untuk mengekspresikan diri yaitu seorang penulis yang mengekspresikan diri nya melalui sebuah tulisan yang dia buat, ada pun seorang pelukis yang mengekspresikan diri nya melalui sebuah hasil karya lukisan.
Sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri, bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada kita, sekurang-kurangnya untuk memaklumkan keberadaan kita. Unsur-unsur yang mendorong ekspresi diri antara lain :
-         agar menarik perhatian orang  lain terhadap kita,
-         keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi
Pada taraf  permulaan, bahasa pada anak-anak sebagian berkembang  sebagai alat untuk menyatakan dirinya sendiri (Gorys Keraf, 1997 :4).

2. Bahasa sebagai Alat Komunikasi
- Komunikasi adalah tahapan lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi pun tidak akan sempurna jika orang yang menangkap komunikasi kita tidak mengerti apa yang kita sampaikan. Dengan komunikasi kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah di capai oleh nenek moyang kita dan kita dapat mengetahui apa saja yang akan dan dicapai oleh orang yang sejaman dengan kita.
Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4).
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai komunikasi maka kita ingin orang yang menerima komunikasi kita dapat mengerti dan dapat menerima gagasan kita. Bahasa sebagai alat ekspresi diri dan sebagai alat komunikasi sekaligus pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan sifat kita. Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai bangsa maupun sebagai diri sendiri.

3. Bahasa sebagai Alat Integrasi dan Adaptasi Sosial
- Bahasa pun selain dapat menjadi salah satu kebudayaan, tapi juga memungkinan manusia untuk mempelajari dan memanfaatkan pengalaman manusia itu. Bahasa asing Pada saat kita mempelajari bahasa asing, kita juga berusaha mempelajari bagaimana cara menggunakan bahasa tersebut. Misalnya, pada situasi apakah kita akan menggunakan kata tertentu, kata manakah yang sopan dan tidak sopan. Bilamanakah kita dalam berbahasa Indonesia boleh menegur orang dengan kata Kamu atau Saudara atau Bapak atau Anda? Bagi orang asing, pilihan kata itu penting agar ia diterima di dalam lingkungan pergaulan orang Indonesia. Jangan sampai ia menggunakan kata kamu untuk menyapa seorang pejabat. Demikian pula jika kita mempelajari bahasa asing. Jangan sampai kita salah menggunakan tata cara berbahasa dalam budaya bahasa tersebut. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa, kita dengan mudah berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa tersebut.

4. Bahasa sebagai Alat Kontrol Sosial
- Bahasa pun dapat menjadi kontrol sosial yang sangat efektif . Kontrol osisial ini dapat di terapkan di diri sendiri maupun di lingkungan. Ceramah agama atau dakwah pun dapat di kategorikan sebagai alat kontrol sosial. Contoh fungsi bahasa sebagai alat control sosial adalah sebagai alat peredam marah yaitu dengan cara menulis dengan menulis maka amarah kita akan hilang secara dikit demi dikit dan masalah menjadi lebih terang.

Menurut saya fungsi bahasa adalah bahasa berfungsi untuk menyampaikan informasi ke pada orang lain agar orang lain yang kita beri informasi agar mengerti dan paham.
Kalau menurut saya bahasa dapat menpengaruhi kehidupan manusia karena dengan kita berhubungan dengan seseorang dengan menggunakan suatu bahasa dan dengan kita menggunakan bahasa kita dapat mengetahui sifat dan sikap seseorang yang sedang berkomunikasi dengan kita.

Sumber :

Kalian harus bangga di negara mana anda di lahirkan karena itu menandakan bahwa anda cinta ke pada negara anda, seperti saya bangga di lahirkan di Indonesia dan saya cinta ke pada negara Indonesia.
Mungkin tulisan kali ini dapat sedikit membantu anda lagi walaupun tergolong singkat.
Mohon maaf kalau ada salah-salah kata.
SAY NO TO DRUGS AND SAY NO TO FREE SEX.
Terima kasih

Senin, 30 Mei 2011

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Nah di postingan saya sebelum nya saya sudah membahas tentang struktur pasar.
di tulisan kali ini  saya akan membahas tentang penentuan harga permintaan dan penawaran.
sebelum kita membahas penentuan harga permintaan dan penawaran sebaik nya kita membahas pengertian nya terlebih dahulu.

Oke, kita mulai saja jadi
pengertian permintaan adalah keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang ingin dipenuhi.
tapi kalau menurut saya , permintaan adalah kemauan suatu konsumen untuk mendapatkan suatu barang yang di ingin kan.

Hukum permintan adalah ketika Harga (P, sumbu Y) naik maka Quantitas (Q, sumbu X) akan turun dan sebaliknya, Kurva ini digammbar dari bawah ke atas,karena kuantitas permintaan semakin banyak ketika harga semakin turun.

Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya:
1. Selera
2. Pendapatan konsumen
3. Harga barang/jasa pengganti
4. Harga barang/jasa pelengkap
5. Perkiraan harga di masa datang
6. Intensitas kebutuhan konsumen

Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Contoh: Seorang ibu yang hendak membeli telur ayam berdasarkan tingkat harga yang ada, ini dapat terilustrasikan dalam tabel dan grafik.

Kurva permintaan akan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah, maksudnya apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila si ibu membeli telur dari 3kg menjadi 4kg karena harganya turun menjadi Rp. 8.850, maka kita tidak menyebutnya sebagai kenaikan permintaan tetapi kenaikan jumlah barang yang diminta, karena kenaikan masih berada pada pada satu kurva permintaan yang sama.





pengertian penawaran adalah (bahasa Inggris: supply), dalam ilmu ekonomi, adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
tapi kalau menurut saya penawaran adalah suatu barang yang tersedia untuk produsen,konsumen maupun distributor.


Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya:
1.
Biaya produksi
2. Teknologi
3. Harga barang pelengkap dan pengganti
4. Pajak
5. Perkiraan harga barang di masa datang
6. Tujuan dari perusahaan

Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.

Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, artinya apabila harga pakaian batik naik maka jumlah pakaian batik yang ditawarkan ikut mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila harga pakaian batik dari Rp.500.000 menjadi Rp. 650.000 maka terjadi penambahan penawaran sebanyak 10 yaitu dari 15 menjadi 25.




Mohon maaf kalau ada salah-salah kata , saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan...
Terima kasih sudah mengunjungi blog saya.

SAY NO TO DRUGS BRO & TETAP BERKREATIF..... ^_^



Selasa, 12 April 2011

KUCING

Nah, di tulisan saya kali ini akan membahas tentang kucing.....
Mungkin di lingkungan kalian banyak kucing yang lewat di sekitar lingkungan rumah kalian atau di mana saja...
Saya membuat tulisan ini karena saya adalah orang yang termasuk pecinta kucing juga.... ^_^

Oke, kita mulai saja jadi

Kucing, Felis silvestris catus, adalah sejenis karnivora. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa, harimau, dan macan.

Kucing pun ternyata sudah berbaur bersama kehidupan manusia sudah paling tidak 6.000 tahun SM, ini dapat di buktikan dari kerangka kucing di Pulau Siprus. Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang manyimpan hasil panen.

Sampai saat ini pun kucing menjadi salah satu hewan terfavorite di dunia loh,contoh nya kucing anggora,persia,siam,mainecoon,sphinx dan lain-lain.

Tapi alangkah baik nya kita membahas tentang "kenapa Nabi Muhammad SAW sangat sayang dengan kucing" sampai kita sering mendengar bahwa kucing adalah sahabat nabi, nah begini cerita nya semua .

Banyak kisah yang beredar tentang kucing karena kucing memang salah satu binatang terbanyak di dunia hehhe.... Bahkan Nabi Muhammad SAW pun memiliki kucing peliharaan.Nabi Muhammad SAW memberi nama kucing nya "muezza" dan setiap Nabi Muhammad SAW menerima tamu di rumah, Nabi Muhammad SAW selalu menggendong mueeza dan didudukan di pangkuan Nabi Muhammad SAW.. Nabi Muhammad SAW bahkan berpesan ke pada semua orang yang mengunjungi rumah nya atau pun anggota keluarga nya sendiri untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Salah satu sifat Muezza yang Nabi Muhammad SAW sangat sukai yaitu :
‘Mueeza selalu mengeong ketika mendengar azan, seolah-olah mengeong mengikuti lantunan suara adzan‘

Nah terus, pernah juga saat Nabi Muhammad SAW mau mengambil jubahnya, Nah ternyata muezza sedang tidur di atas jubahnya Nabi Muhammad SAW .. Nabi Muhammad SAW pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya, tujuannya supaya tidak membangunkan kucing peliharaannya...

Saat Nabi pulang ke rumah, Muezza pun terbangun dan menunduk kepada Nabi sebagai balasan perbuatan baik Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan muezza.

Nabi Muhammad SAW pun menekankan di beberapa hadisnya bahwa kucing itu tidaklah najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci..
Lalu mengapa Nabi Muhammad SAW berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, Nabi Muhammad SAW mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Nah ini dia Fakta nya kawan semua :

Fakta-fakta ilmiah keistimewaan pada KUCING

Fakta pertama: Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar dapat membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta kedua: Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.
Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan.
Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
  1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
  4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Fakta ketiga: Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
Bahkan di zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

Nah saya juga ingin membahas yang kata orang banyak bahwa kucing mengandung toxoplasma alias toxic yang dapat menyebabkan penyakit asma. Padahal kalau teliti lebih lanjut, toxoplasma itu adalah sejenis bakteri yang dapat hidup dibinatang apa saja. Catatan dalam penelitian ilmiah para peneliti, Anjing dan Babi adalah rekor terbanyak hewan yang mengandung penyakit ini. Tapi kenapa, justru kucinglah yang dijadikan kambing hitamnya?

Toxoplasma berasal dari infeksi parasit Toxoplasma Gondii. Adapun penularannya pada manusia melalui empat cara yaitu:
  1. Secara tidak sengaja memakan makanan yang tercemari parasit ini. Misalnya kita makan sayuran yang tidak dicuci bersih dan ternyata parasit toxo telah mencemarinya.
  2. Memakan daging sapi, kambing, babi, ayam, babi atau anjing yang mengandung parasit toxo yang tidak dimasak dengan sempurna (matang).
  3. Infeksi melalui placenta bayi dalam kandungan.
  4. Seorang ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma bisa menularkan parasit ini pada janin yang dikandungnya, penularan ini disebut penularan secara congenital.
  5. Melalui transfusi darah, transplantasi organ dari seorang donor yang kebetulan menderita toxoplasmosis.
Toxoplasma bisa menyerang perempuan maupun laki-laki. Sesungguhnya tak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma, karena semua hewan berdarah panas (unggas dan mamalia) sebenarnya juga bisa terinfeksi sebagai induk semang perantaranya (Intermediate host).
Parasit dari intermediate host dapat menular hanya jika kita mengkonsumsi nya. Bedanya dengan kucing, Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya di usus halus kucing, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces atau kotorannya.
Mungkin karena alasan inilah maka kucing menjadi tersangka utama toxoplasma bagi sebagian kita. Sementara sapi, kambing, ayam, anjing dan hewan lainnya tidak, meski sama-sama punya “bibit” Toxoplasma di tubuhnya.

Nih saya juga ingin membagi tips agar terhindar dari toxoplasma :
  1. Sediakan pasir atau tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari. Nah kita juga harus rajin bersih-bersih, lagian kucing kalau mau pup dipasir SELALU dikubur, karena kucing itu sendiri adalah hewan yang pemalu. Malah sebenarnya kalau gak ada pasir atau tanah, kucing akan menahan pup sekuat tenaga, kalau bener-bener udah gak tahan, terpaksanya pup di pojokan. Makanya sediakanlah lahan pasir buat kucing
  2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa (kasih makan makanan yang bersih, matang dan layak).
  3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, sebelum di masaklah terlebih dahulu.
  4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.
  5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali hendak makan.
  6. Hindari memakan daging mentah atau setengah matang. Makanlah daging yang benar-benar telah dimasak sampai matang.
  7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).
  8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging ataupun jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
  9. Untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma.
  10. Jika anda memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakan buang kotoran pada tempatnya.
Sedangkan khusus untuk ASMA, orang biasa mengait-ngaitkannya akibat dengan bulu-bulu kucing. Padahal belum tentu demikian.
Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara. Penyakit ini salah satunya dikarenakan kelainan di paru atau di jantung yang bersifat keturunan (biasanya sejak kecil gejalanya sudah mulai tampak).
Khusus asma yang disebabkan kelainan di paru-paru saja, ada yang bersifat intrinsik (dalam tubuh sendiri), dan ekstrinsik baik psikosomatitik (dipacu beban psikis tertentu) maupun non-psikosomatitik – biasanya mirip penderita alergi (tak tahan atau salah tanggapan sistem imun). Dari analisa kemungkinan jenis dan penyebab sesak, tentulah yang bersifat ekstrinsik yang dapat sembuh dengan menghindari atau menetralisir pencetus timbulnya serangan asma.
Jadi orang yang kambuh asmanya itu bukan hanya karena bulu kucing, tetapi bisa juga karena debu, sesak dalam keramaian, stress, asap, serbuk bunga, udara dingin, olahraga, dan lain-lain. Sebenarnya bulu kucing hanyalah menjadi PEMICU, sama seperti faktor-faktor yang lain.

Saya menulis tulisan blog ini bukan hanya sekedar ingin share saja tapi saya juga sangat mencintai kucing bahkan saya juga memelihara kucing persia di rumah saya.

Ini foto saya bersama kucing persia saya bernama chika, dia kucing saya yang perempuan :

Ini kucing persia saya yang bernama chika yang saya gendong itu ^_^


Nah ini kucing persia saya yang laki-laki nama nya Oyem :



Ini kucing persia saya yang masih umur 1 tahun lebih, dia perempuan nama nya chiki ^_^


 Sumber :

Berbanggalah kalian semua yang memelihara hewan peliharaan kucing karena kucing termasuk hewan peliharaan yang sangat di sayangi Nabi Muhammad SAW .... ^_^
Mungkin tulisan kali ini dapat sedikit membantu anda lagi walaupun tergolong singkat.
Mohon maaf kalau ada salah-salah kata.
Terima kasih